
Indeks dolar AS turun di bawah 103 pada hari Kamis, mencapai level terendah dalam hampir enam bulan karena para pedagang mencerna langkah-langkah tarif menyeluruh Presiden Donald Trump. Rabu malam, Trump mengumumkan paket tarif komprehensif yang bertujuan untuk membentuk kembali hubungan perdagangan AS. Langkah-langkah tersebut mencakup tarif dasar 10% untuk semua impor, dengan tarif yang lebih tinggi untuk mitra dagang utama, seperti Tiongkok (34%), Uni Eropa (20%), dan Jepang (24%).
Selain itu, tarif 25% untuk semua mobil buatan luar negeri segera berlaku. Sementara itu, data ekonomi terbaru menggambarkan gambaran yang beragam. Laporan ADP menunjukkan peningkatan 155 ribu pekerjaan sektor swasta yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan Maret, melampaui perkiraan. Namun, laporan JOLTS mengungkapkan bahwa lowongan pekerjaan turun menjadi 7,57 juta, yang menandakan potensi perlambatan di pasar tenaga kerja. Para investor kini mengalihkan perhatian mereka ke laporan nonfarm payrolls hari Jumat, yang dapat memberikan wawasan lebih jauh mengenai langkah kebijakan Federal Reserve berikutnya.(ads)
Sumber: Trading Economics
Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...
Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...
Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...
Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...